Anggota Komisi I DPR RI Gencar Suarakan Nasib Petani Tembakau Madura di Parlemen

Redaksi By Redaksi
2 Min Read
Slamet Ariyadi saat mengunjungi petani tembakau di Pamekasan, Madura. (15/2).

NASIONAL, Suararakyat.id – Slamet Ariyadi Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) mengatakan bahwa, kondisi petani tembakau di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura kian memprihatinkan.

Hal itu disampaikan Slamet usai melakukan wawancara pers dalam program “Aksi Dewan” Televisi dan Radio (TVR) Parlemen di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Kamis, (16/2/2022).

“Mereka (para petani) begitu memprihatinkan karena harga yang digunakan untuk menjual tembakau tidak terjangkau dan tak sebanding,” tuturnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut terus gencar berupaya mengangkat permasalahan petani tembakau Madura di parlemen.

“Nasib para petani harus mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik dari pusat maupun pemerintah provinsi,”ujarnya.

Slamet menegaskan bahwa, ia akan terus berupaya agar petani tembakau mendapatkan payung hukum yang melindungi mereka dan komoditas tembakau yang dihasilkan.

“Para petani di Madura harus mendapatkan perhatian karena akan menjadi ancaman ironis, sebab bertahun-tahun kondisinya tidak berubah,”jelasnya.

Kata dia, sejalan dengan program DPR yang kini tengah menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Tembakau,“Sebetulnya RUU Tembakau ini dibuat bukan untuk pro kepada pedagang atau pemain, tetapi RUU ini dibuat agar lebih berpihak kepada petani tembakau, sehingga nasib mereka lebih mendapatkan perhatian dari pemerintah,”imbuhnya.

Pihaknya akan terus mengawal pembahasan RUU Tembakau dan memperjuangkannya bersama pihak-pihak terkait di Parlemen, sehingga dapat mengakomodasi kepentingan para petani tembakau.

“Kami akan melakukan kompromi baik dengan Komisi XI, Badan Legislasi (Baleg), atau dengan Komisi IV. (Kompromi) ini dilakukan untuk mencari solusi melalui UU yang akan dibentuk demi menjamin kesejahteraan para petani tembakau, baik di Pulau Madura atau petani-petani tembakau lain di Tanah Air,” pungkasnya. (Idr/red)

Share This Article