Beauty Previlege itu Nyata, Benarkah Daya Tarik Fisik Lebih Diterima Masyarakat?

Redaksi
By Redaksi
3 Min Read

Life stylePrivilege merupakan keistimewaan berupa akses keuntungan seseorang karena nilai sosial yang bisa dianggap karakteristik tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Privilege sering sekali disandingkan mengenai penampilan fisik seseorang, seperti halnya tinggi badan, warna kulit, badan ramping, dan yang lainnya. Hal ini biasa dikenal dengan istilah beauty privilege. Sobat SR pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah beauty privilege, bukan?

Apa itu yang dimaksud Beauty Privilege?

Beauty privilege adalah keuntungan dalam hidup yang dimiliki orang-orang yang berpenampilan menarik secara fisik jika dibandingkan dengan orang-orang yang berpenampilan kurang menarik. Faktor yang menyebabkan timbulnya beauty privilege, yaitu salah satunya secara keliru mengaitkan nilai dengan keindahan. Dikutip dari Oddysey, hal-hal tertentu, salah satunya tentang penampilan manusia, telah terbukti berharga sepanjang evolusi manusia.

Terdapat beberapa penelitian dan survei ilmiah telah membuktikan bahwa penampilan kita sebenarnya memiliki korelasi langsung dengan seberapa baik kita diterima oleh orang lain, baik dalam lingkungan sosial maupun profesional.

Daya tarik fisik ini pun akhirnya dianggap dapat menentukan kualitas hidup, terlepas dari kepribadian, keterampilan, bakat, atau apa pun kelebihan lainnya yang dimiliki oleh seseorang.

Biasanya juga dikenal sebagai lookism yang diartikan sebagai “prasangka atau diskriminasi atas dasar penampilan seseorang” dan terjadi dalam banyak hal, termasuk saat kencan, lingkungan sosial, dan tempat kerja. Ketika menyangkut orang-orang dengan beauty privilege, mereka umumnya diperlakukan dengan cara yang lebih baik daripada orang lain karena ketampanan atau kecantikan mereka.

Penelitian soal Beauty Privilege

Posisi cermin sesuai fengshuiIlustrasi/Foto: Freepik.com/ diana.grytsku
Dikutip dari media My Imperfect Life, secara ekonomi telah ditunjukkan bahwa orang-orang yang ‘cantik’ atau ‘tampan’ tidak lebih produktif atau kreatif daripada seseorang yang berpenampilan biasa saja, tetapi mereka memiliki banyak kepercayaan pada keterampilan mereka sendiri.

Beauty privilege bisa menjadi sangat berperan, bahkan ketika berbicara soal peraturan. Hal ini menjadi salah satu topik yang disorot dan diselidiki di serial Netflix 100 Humans. Acara ini mengumpulkan 100 orang yang berbeda untuk berpartisipasi dalam eksperimen interaktif yang dirancang untuk menjawab pertanyaan tentang usia, jenis kelamin, kebahagiaan, dan aspek lain dari menjadi manusia dan mengeksplorasi apakah paras seseorang dapat membuat seseorang keluar dari penjara.

Hasil survei dan penelitian ekstensif, mereka menyimpulkan bahwa jawabannya adalah ‘ya’, yakni telah terbukti bahwa jika seseorang yang menarik melakukan kejahatan, mereka cenderung tidak bersalah dan mendapatkan hukuman yang lebih ringan. (Hmz)

Baca juga: Tampil dengan Positif Vibes

Share This Article