Berkolaborasi Ketua Umum DPM-F UTM dan Ketua HIMATIPA Berbicara tentang Perempuan dan Pancasila

Redaksi By Redaksi
2 Min Read
Sumringah: dua mahasiswa pemimpin perempuan di kampus.

Sejarah hari lahir pancasila sangat perlu untuk diingat dan yang lebih utama lagi bagaimana kita dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara serta sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat

Indonesia adalah negara demokrasi yang berlandaskan pada ideologi Pancasila. Itu berarti, segala bentuk kebebasan diperbolehkan bila masih dalam konteks lima sila Pancasila dan undang-undang dasar.

Hotimatus Zahroh, Sosok pemimpin perempuan ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian (DPM-F) memaparkan, bahwa perempuan dan pancasila memanglah suatu hal yang cukup menarik untuk diperbincangkan, catatan ini dikhususkan untuk para perempuan diluar sana yang mampu dan yakin bahwa peremuan adalah manusia yang mempunyai kekuatan ganda dan memiliki perlindungan yang sama didalam kehidupan bernegara.

Dalam sila ke 5 disebutkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia maka dapat disimpulkan bahwa perempuan mempunyai hak yang sama dalam hal apapun, mari bersama-sama menangkal tentang pandangan masyarakat yang beranggapan bahwa publik dan politik  bukanlah wilayah perempuan yang notabenenya orang-orang menganggap yang bisa masuk didalamnya haruslah laki-laki saja.

“Banyak yang harus diperbaiki, tapi mari dimulai dari diri sendiri bahwa pancasila merupakan ideologi yang bisa membantu hak-hak manusia terutama perempuan. Mari saling bergandeng tangan, saling menguatkan bukan malah saling menjatuhkan sesama perempuan”,ucap hotim dengan tegas.

Berkelanjutan, Adelia Ayu Susanti, ketua umum Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanin, Universitas Trunojoyo Madura, juga memberikan pandangannya tentang peran seorang perempuan yang tidak  akan terlepas dari tatanan kehidupan bermasyarakat. “perempuan merupakan aset dan tiang dari negara  ini”, tuturnya.

Keberadaan perempuan menjadi penopang terlaksananya nilai-nilai dalam kehidupan

seperti nilai yang diamanahkan pancasila. Tatanan yang baik dalam kehidupan dapat

terwujudkan ketika nilai-nilai amanah dalam pancasila diterapkan sebaik-baiknya dalam kehidupan nyata. Lima sila yang terkandung dalam pancasila menjadi penuntun dalam berkehidupan yang baik sesuai nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur para pejuang  bangsa dalam  memperoleh kemerdekaan.

“Selamat hari pancasila untuk para pejuang perempuan,’’Tutup Adelia. (Die)

Share This Article