Mahasiswa Pengabdian Masyarakat UTM Kelompok 59 Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read

SUMENEP, Suararakyat.id – Kelompok 59 Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura Memanfaatkan kotoran sapi sebagai biogas di Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Senin (3/7/2023). Tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah kotoran sapi di Desa Gapurana.

Sasaran dari kegiatan tersebut adalah masyarakat Gapurana dan juga perangkat desa Gapurana. Pada Kegiatan dilakukan dengan menggunakan alat alat yang sederhana dan juga bahan bahan yang sederhana yang sekiranya kurang dimanfaatkan oleh masyarakat desa gapurana. 

Kelompok 59 Pengabdian Masyarakat dengan dosen pembimbing lapangan Bapak Abdus Salam Junaedi S.Si, Msi. Melaksanakan kegiatan tersebut karena banyaknya kotoran sapi yang ada di desa gapurana ini dan juga pemanfaatannya belum maksimal.

Biogas sendiri merupakan sebuah energi alternatif yang digunakan sebagai bahan bakar kompor dan lain lain. Pada kegiatan ini yaitu membuat biogas dengan menggunakan kotoran sapi supaya kita dapat memanfaatkan kotoran sapi di desa gapurana ini dengan maksimal. Pada pembuatan ini kita menggunakan ragi sebagai campuran untuk membuat biogas dan dapat menghasilkan sebuah energi biogas.

Penanggung jawab kegiatan, Ahmad Mufarrikhul Basyar Bagus Pamuji prodi teknik elektro UTM mengungkapkan jika pemanfaatan limbah sebagai biogas tersebut untuk memberikan pandangan kepada warga Desa Gapurana terkait pengolahan limba.

“Dari pada limbah tersebut dibuang menjadi hal yang tidak berguna lebih baik dimanfaatkan sebagai biogas. Harapannya pula dengan adanya biogas di setiap rumah, warga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli bahan bakar gas,” terangnya.

Dirinya bersama anggota kelompok berharap dengan adanya program ini warga desa dapat menggunakannya dengan efisien dan dapat membuatnya di setiap rumah. Mengingat setiap rumah warga terdapat hewan ternak khususnya sapi.

Sementara pelaksanaan kegiatan pembuatan biogas ini yakni Mohammad Ilman Maulana (Sosiologi), Ahmad Mufarrikhul Basyar bagus pamuji (Teknik Elektro), Muhammad Nauval Bayhaqi (Manajemen Sumberdaya Perairan), Ratna Nurshakti Putri (Agroekoteknologi), Much. Zuhair Abid Fathoni (Teknik Informatika), Choirinnisa` Fitria (Teknik Informatika), Widiyah Wati (Teknologi Industri Pertanian), Zenithza Medina Zali (Psikologi), Nanda Istifarin (Psikologi), Livia Nurul Ummamah (Sosiologi), dan Dwi Rofiqoh (Akuntansi).

Share This Article