Mahasiswa UTM Magang Profesi Kampus Merdeka (MBKM) di Kejari Bangkalan

Redaksi By Redaksi
2 Min Read

BANGKALAN, Suararakyat.id – Sebanyak 5 Mahasiwa Program Studi Ilmu Hukum fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan proses pembelajaran diluar kampus melalui magang profesi Hukum yang bertempat di Kejaksaan Negeri Bangkalan. Senin, 25 September 2023.

Lima Mahasiswa tersebut diantaranya Mehaga Samuel Situmorang, Tasya M Manullang, Rahma Kurniawati, Erica Nurul Khofifah A.S, Galuh Lailatul Fadhilah. Adapun Tujuan kegiatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh selama proses pembelajaran di kampus.

Kegiatan magang tersebut berlangsung selama 52 hari. Sebelum terjun melaksanakan magang profesi pada pertengahan bulan september mahasiswa telah mendapatkan pembekalan selama beberapa minggu. Pihak kampus berharap melalui program magang profesi MBKM ini dapat memberikan pengalam baru bagi mahasiwa tersebut. Karena tentunya proses belajar di dalam kampus dengan di luar kampus sangatlah jauh berbeda.

Mehaga salah satu dari mahasiswa magang mengaku senang dan bangga karena bisa mengikuti Program Magang profesi Kampus Merdeka. 

“Selama 52 hari saya mengikuti Magang profesi hukum, banyak yang bisa kami pelajari dan amati, seperti membuat dan menyusun berkas perkara dari awal surat perintah dimulainya penyidikan masuk ke kejaksaan negeri bangkalan sampai dikeluarkannya Berita acara pelaksanaan putusan pengadilan(BA-17),” ujar Mehaga.

Selain itu, Mehaga juga mengatakan bahwa selama magang ia bersama temannya melihat langsung kinerja para Jaksa dalam menangani tindak pidana umum dan khusus. dengan adanya program ini menurutnya sangat bermanfaat untuk mempersiapkan pribadi setiap mahasiswa Fakultas Hukum untuk dapat segera terjun ke dunia kerja setelah lulus.

Untuk diketahui, Program magang profesi MBKM ini merupakan salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diterapkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang menggunakan sistem penggantian mata kuliah yang setara dengan 20 SKS yang difokuskan agar mahasiswa menerima sebuah pengalaman baru di dunia kerja dengan harapan mahasiswa dapat segera terjun kedunia lingkungan kerja setelah lulus. (Red).

Share This Article