Mendes PDTT Pimpin Delegasi Indonesia Dalam Forum APFSDS ke-10 di Thailand

Redaksi By Redaksi
2 Min Read
Sumber foto: Kemendes PDTT

JAKARTA, Suararakyat.idMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memimpin delegasi Indonesia pada kegiatan 10th Asia-Pacific Forum for Sustainable Development (APFSDS) di Bangkok, Thailand. Kegiatan tersebut merupakan forum diskusi pembangunan berkelanjutan se-Asia Pasifik yang digelar pada tanggal 27-30 Maret 2023.

Gus Halim menyebut jika pada gelaran tersebut Indonesia akan menyampaikan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk tujuan air bersih dan sanitasi layak, tujuan energi bersih dan terjangkau, tujuan industri, inovasi, dan infrastruktur, tujuan kota dan permukiman yang berkelanjutan, serta tujuan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Hal tersebut senada dengan tema yang diangkat dalam forum tahunan tingkat menteri itu yakni mempercepat perbaikan kembali dari pandemi COVID-19, guna menjalankan secara penuh agenda pencapaian SDGs tahun 2030. Pada forum tersebut akan membahas langkah strategis untuk menunjukkan perkembangan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) di negara-negara Asia dan Pasifik. 

“Indonesia berkomitmen untuk mencapai SDGs pada tahun 2030, dan menyadari bahwa melokalkan SDGs sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut. SDGs Desa adalah inisiatif Indonesia untuk melokalkan SDGs di tingkat desa, yang berfokus pada implementasi SDGs di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal,” terangnya.

Sebagai pimpinan delegasi, Halim Iskandar menyampaikan pandangan Indonesia dalam pembukaan forum. Selanjutnya, ia menyampaikan pidato kunci dalam side event bertema ‘Glocalisation: Catalysing Local Implementation of Global Goals in Asia and the Pacific’.

Adapun delegasi Indonesia dalam forum tersebut meliputi pejabat dari BPK, Kemenko PMK, Bappenas, dan Kemendesa PDTT, juga turut serta pejabat dari Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian KLHK, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perhubungan. Di samping itu, turut serta pula pejabat dari BRIN, BPS, dan SDGs Center Unpad Bandung. (Sol)

Share This Article