Tiga Desa di Kabupaten Bangkalan Meriahkan Lebaran Ketupat dengan Parade Seni Budaya yang Menginspirasi

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read
Kemeriahan Parade Seni Budaya dalam rangka memperingati tellasan topa’/ lebaran ketupat oleh masyarakat Bangkalan. Foto/Istimewa.

BANGKALAN, Suararakyat.id – Rabu pagi Jalan Raya Jaddih dipenuhi warga yang berbondong melihat kirab jikar dan dokar yang sudah terhias cantik dan unik. Pemuda dari tiga desa yakni Parseh, jaddih, Bilaporah  mengadakan Parade Seni Budaya dalam rangka memperingati tellasan topa’ atau lebaran ketupat. Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2024, dari pukul 7.00 WIB hingga 12.17 WIB. Konsep Parade ini seperti pawai karnaval dengan rute perjalanannya dari Parseh-Jaddih-Bilaporah yang berada di Kabupaten Bangkalan.  

Kemeriahan terlihat dari kontribusi komunitas, dan antusias warga sekitar. Banyak dari mereka yang semangat melihat penampilan, kostum dan kreativitas kusir dalam menghias dokarnya.  Parade ini menampilkan kirab jikar, dokar dan pencak silat. 

“Ya..dari pemberangkatan pawai sampai dengan aksi pencak silat itu sekitar 22 lebih sama 7 perguruan gabungan dari antar desa,” Ujar Pak Zainal selaku Ketua Panitia.

Ketua Pelaksana dan penanggung jawab dari acara ini, Moh. Rofii dan H. Arip. kesuksesan acara ini tidak luput dari kontribusi dan kerja sama dari ketua, panitia hingga masyarakat sekitar. Tak ketinggalan pula kontribusi, partisipasi dan dukungan dari Toko Mulia Jaya, Ikatan Pencak Silat Indonesia, Kembang Madura Petaonan, serta Community Adventure Madura. 

Ketua Panitia Parade Seni Budaya, Zainal Abidin menyampaikan bahwa acara ini adalah pesta rakyat saja dan berharap budaya bisa dilestarikan. 

“Kami berharap acara ini bisa terlaksana setiap tahunnya sehingga dapat melestarikan budaya yang sudah ada, agar di era milenial ini dapat mengenalkan budaya kita yang sudah ada sejak leluhur kita dulu, biar anak-anak muda tidak melupakan budaya kita,” pungkasnya.

Penulis :Sukmala Dewi

Share This Article