Upaya Mendukung Penguatan Sistem Pangan Nasional, Bupati Pamekasan Klaim Warga Madura Punya Tradisi Menyimpan Bahan Pangan

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read

PAMEKASAN, Suararakyat.id – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, dalam upaya mendukung program gubernur Jawa timur untuk memperkuat program menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional, Warga di pulau Madura khususnya Pamekasan tidak pernah kekurangan stok pangan di rumahnya masing-masing.

Orang nomor satu di kota gerbang salam tersebut menuturkan bahwa dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, masyarakat Pamekasan memiliki tradisi menyimpan bahan pangan di rumahnya masing-masing.

“tradisi menyimpan bahan pangan hasil bercocok tanam itu banyak dilakukan warga Pamekasan di pedesaan. Lumrah, mereka membuat lumbung pangan di dapur rumahnya masing-masing,” tuturnya.

“Masyarakat memiliki tradisi menyimpan hasil pertanian seperti hasil cocok tanam padi. Ini tradisi baik yang harus tetap dipertahankan,” ujar Bupati Pamekasan, Minggu (16/10/20).

“Jadi, Dapur tidak hanya sebagai tempat memasak, tetapi juga sebagai tempat untuk menyimpan bahan pangan oleh para petani,”

Adapun dalam kesempatan lain, Rasmini salah seorang petani Asal desa Palengaan Laok mengatakan bahwa dirinya selalu menyimpan stok beras dan jagung hasil dari bercocok tanam.

“saya setiap panen padi dan jagung selalu saya simpan untuk kebutuhan jangka panjang, selebihnya saya cukupkan untuk ketersediaan sehari-hari,” pungkasnya orang tua beranak empat tersebut.

Sementara yang diinginkan pemerintah mengenai ketahanan pangan itu secara bertahap mencakup pertanian, perkebunan sampai dengan peternakan di suatu kawasan. Di Pamekasan baru sebatas lumbung pangan pribadi. (Idrus).

Share This Article