Tanpa Sentuhan KONI, Tiga Pemain Sepakbola Sampang Ikut Seleksi Pemain Garuda

Redaksi
By Redaksi
3 Min Read
Indra Septiawan Hadi dari Putra Pahlawan bersama Wise Selektor Asing Seleksi Pemain Garuda.

SAMPANG, Suararakyat.id – Pemain Sepak bola diberangkatkan oleh Pengurus Assosiasi PSSI Kabupaten (Askab) Madura Jawa Timur untuk mengikuti seleksi pemain “Garuda Select Batch 6”.

Bertempat di Stadion Suprijadi Kota Blitar 9 – 10 Maret 2023, tiga pemain yang ikut seleksi tersebut Borit Kelahiran tahun 2005 asal Desa Ragung dan berasal dari Klub PSG Gulbung Kecamatan Pengarengan dengan posisi Sayap kiri.

Ahmad Roikin Kelahiran tahun 2006 posisi Gelandang asal Klub Agung Putra (Pliyang) Kecamatan Sampang serta Indra Septiawan Hadi Kelahiran tahun 2007 dengan posisi Depan asal Klub Putra Pahlawan Kecamatan Sampang.

Seleksi tersebut di bagi 2 tahap, untuk tahap 1 pada kamis 9/3 khusus Pemain Kelahiran tahun 2007 sedangkan tahap kedua pada jumat 10/3 bagi Pemain Kelahiran 2005 dan 2006.

Menurut Ketua Askab PSSI Sampang jumat 9/3, para Pemain yang mengikuti Seleksi itu terlebih dahulu mendaftar ke Asprov PSSI Jatim melalui rekomendasi Askab/Askot.

“Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan Administrasi dilakukan Pemanggilan,” ujarnya.

Pemain yang diajukan ada 7 dan semuanya lolos administrasi serta dipanggil mengikuti Seleksi, namun yang berangkat hanya 3 selain terkendala finansial juga ada yang mengikuti Seleksi Pemain Futsal Pra PON. Diakuinya untuk Cabor non Porprov tahun 2023 tidak mendapat kucuran Dana Pembinaan dari KONI Sampang.

“Pelatih, pengurus klub dan orang tua pemain alhamdulillah memahami, namun saya tetap mensuport untuk meringankan biaya transportasi Pemain maupun yang mendampingi,” imbuhnya.

R. Sukardono Kusuma, SH.,MH. selaku Manager Putra Pahlawan (PP) yang didampingi Head Coach Hasrul Hakim mengaku memahami kondisi yang dialami Askab PSSI Sampang.

Pihaknya tetap memberangkatkan Pemainnya ikut Seleksi karena selain memberikan kesempatan menambah jam terbang juga menjadi kebanggaan tersendiri baik bagi Orang tua, Pemain, Klub, Askab PSSI Sampang jika lolos

“Alhamdulilah jika lolos, namun bila belum ada kesempatan minimal menjadi pembelajaran dan pengetahuan tentang kondisi berkompetisi dalam Seleksi tersebut,” katanya.

Hamdan Coach PSG yang ikut mendampingi Borik waktu Seleksi mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus Askab PSSI Sampang yang telah memberikan kesempatan pemainnya mengikuti seleksi.

Coach bertangan dingin tersebut mengungkapkan, Pengalaman Borik mumpuni dan layak ikut Seleksi tersebut, pada 2019 menjadi epa Madura U 16, tahun 2020 epa Madura U 18 dan pada tahun 2022 epa Madura U 20. (Yhoel).

Share This Article