JAKSEL, suararakyat.id – Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI dengan fokus pembahasan pada penerapan sila pertama Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja, yang antusias menyimak materi yang disampaikan di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Senin siang (16/3/2026).
Dalam pemaparannya, Uya Kuya menekankan bahwa nilai Ketuhanan bukan hanya sekadar keyakinan personal, tetapi juga harus tercermin dalam sikap toleransi, saling menghormati, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekitar.
“Penerapan sila pertama itu sederhana, tapi sangat penting. Mulai dari menghargai teman yang berbeda agama, tidak memaksakan keyakinan, hingga menciptakan suasana kerja atau belajar yang inklusif dan harmonis,” ujar Uya Kuya.
Di lingkungan pekerjaan, misalnya, penerapan sila pertama dapat dilakukan dengan memberikan ruang bagi rekan kerja untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, seperti memberikan waktu yang fleksibel saat jam ibadah atau tidak mengganggu saat seseorang sedang berdoa.
Sementara di lingkungan kampus atau sekolah, nilai ini dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati antar siswa atau mahasiswa yang berbeda latar belakang agama. Tidak melakukan diskriminasi, serta aktif membangun dialog yang sehat menjadi kunci terciptanya lingkungan pendidikan yang damai.
Sebagai contoh kasus, Uya Kuya mengangkat situasi sederhana di lingkungan sekolah, ada seorang siswa yang tetap mengerjakan tugas kelompok dengan teman yang berbeda agama, sambil tetap saling menghargai waktu ibadah masing-masing. Dalam situasi tersebut, tidak ada pemaksaan ataupun sikap eksklusif, melainkan justru tercipta kerja sama yang harmonis.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama, bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Uya Kuya Dorong Toleransi Nyata: Implementasi Sila Pertama di Dunia Kerja & Pendidikan
