JAKARTA,suararakyat.id – Anggota Komisi III DPR RI, Slamet Ariyadi, menyampaikan sejumlah harapan terhadap arah kepemimpinan Polri ke depan dalam momentum fit and proper test calon Kapolri di DPR RI.
Slamet berharap calon Kapolri mampu membawa institusi kepolisian semakin dekat dengan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, proses penyidikan yang cermat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Harapan kami, Komjen Suyudi Ario Seto harus mampu membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Slamet.
Menurut Slamet, terdapat tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam memperkuat kualitas pelayanan dan penegakan hukum di tubuh Polri.
Pertama, cepat dalam pelayanan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepolisian yang responsif, mudah diakses, serta mampu hadir dengan cepat ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan pelayanan.
Kedua, cermat dalam penyidikan. Slamet menekankan pentingnya setiap proses hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan bukti yang cukup.
“Jangan sampai proses penegakan hukum dilakukan secara tergesa-gesa, terutama dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka. Semua harus berdasarkan bukti, prosedur, dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ketiga, adil dalam setiap keputusan. Slamet menilai penegakan hukum harus berlaku bagi semua pihak tanpa pandang bulu, dengan tetap menjunjung tinggi hukum, hak asasi manusia, serta rasa keadilan masyarakat.
“Polri harus hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kepercayaan publik dibangun melalui pelayanan yang cepat, penyidikan yang cermat, serta keputusan yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Slamet.
Ia berharap kepemimpinan Polri ke depan dapat terus memperkuat profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, sekaligus membangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat.
“Polri bersama masyarakat, cepat dalam pelayanan, cermat dalam penyidikan, dan adil dalam setiap keputusan,” pungkas Slamet.
