Kondisi Jalan Kwanyar – Modung Rusak Bertahun-tahun Tuai Keluhan Masyarakat

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read
SEMAKIN PARAH : Kondisi jalan Kwanyar - Modung, Bangkalan rusak parah. Foto/Istimewa.

BANGKALAN, Suararakyat.id – Telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun, kondisi jalan di daerah Kwanyar – Modung Kabupaten Bangkalan belum mendapat perbaikan. Dilansir dari platform sosial media Bangkalan.ku, pada 11 April 2024, Warga yang melintasi daerah Kwanyar – Modung mengeluh dikarenakan mereka harus melalui jalanan yang sudah rusak parah tersebut setiap hari.

Banyak masyarakat yang mengaku malas melewati jalan Kwanyar – Modung karena kesulitan memilih jalan yang bisa dilewati akibat kerusakan tersebut. Pada pengakuan masyarakat yang diunggah ke sosial media tersebut terlihat jalanan berlubang dan bergelombang cukup banyak serta area kerusakan juga cukup panjang.

Ditambah dengan kondisi cuaca di Kabupaten Bangkalan saat ini yang sedang diguyur hujan terus-menerus, menjadikan warga yang melintasi jalan Kwanyar – Modung sulit membedakan mana jalan yang dapat dilewati, hal ini dikarenakan lubang yang terdapat di jalan tergenang oleh air hujan.

Pada unggahan di sosial media Bangkalan.ku di bagian komentar juga menuai banyak respon dari netizen, tak sedikit dari mereka yang berkomentar mengaku merasa kesulitan dan malas jika harus melewati jalan Kwanyar – Modung tersebut. Salah satu akun sosial media @rizka_mahfud dalam komentarnya mengatakan

“Jalan di Kwanyar – Modung sedari kecil hingga sekarang sudah hampir lulus kuliah juga masih belum mendapatkan perbaikan, “ tulis akun sosial media @rizka_mahfud

Masyarakat sekitar juga mengeluhkan kendaraan yang mereka gunakan setiap hari untuk melalui jalan Kwanyar – Modung akan rusak jika harus melewati jalanan ini setiap hari.

Masyarakat berharap besar akan ada tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bangkalan guna memperbaiki infrastruktur jalan di Kwanyar – Modung. Tentunya hal ini agar para masyarakat yang terdampak dapat menggunakan jalanan ini dengan nyaman.

Penulis: Nabila naily

Share This Article