SUMENEP, suararakyat.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, memastikan kebutuhan pupuk terhadap petani dalam 15 hari kedepan.
Hal tersebut disampaikan Kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Susanto. Setelah tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sumenep mencapai 450 ton.
“Alhamdulillah, di akhir tahun ini, Kabupaten Sumenep mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi” Kata Arif, Kamis (15/12/2022).
Pihaknya menerangkan, Bupati Sumenep telah bekerja keras untuk mendapatkan alokasi tambahan pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep.
- Kelangkaan BBM di Sejumlah Wilayah Madura, Slamet Ariyadi Desak Pertamina Perkuat Delivery Order
- Blusukan ke Rumah Warga Kurang Mampu, Slamet Ariyadi Ikhtiarkan Bedah Rumah Bu Salamah di Karang Penang Sampang
- Survei PPI: 65,4 Persen Publik Puas terhadap Prabowo, Slamet Ariyadi: Jadi Motivasi untuk Terus Bantu Rakyat
- Hadiri Pelantikan PC Ansor Pamekasan, Slamet Ariyadi Tekankan Kolaborasi dalam Penguatan Ketahanan Pangan
- Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Slamet Ariyadi melalui DPC PAN Robatal Salurkan Air Bersih di Desa Sawah Tengah
Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsi berdasarkan petunjuk Bupati Sumenep Achmad Fauzi, tanggal 8 Desember lalu.
“Tanggal 15 Desember 2022 pengajuan tambahan alokasi pupuk bersubsidi dapat terealisasikan dan Kabupaten Sumenep mendapat tambahan alokasi pupuk urea bersubsidi 450 ton” Terangnya.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep mengatakan, adanya tambahan alokasi pupuk bersubsidi menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengawal ketersediaan pupuk bersubsi untuk petani, mulai dari monitoring hingga proses distribusinya.
“Tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini insyaAllah mencukupi kebutuhan pupuk di Kabupaten Sumenep dalam 15 hari kedepan” Tambahnya.
