
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University melaksanakan program pengendalian hama tikus ramah lingkungan di Desa Rancabango melalui dua kegiatan utama, yaitu gropyokan dan pembuatan rumah burung hantu (RUBUHA). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani sekaligus mendorong penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Kegiatan pertama berupa aksi Gropyokan yang dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026 bersama kelompok tani, perangkat desa, penyuluh pertanian, serta masyarakat Desa Rancabango. kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menekan populasi tikus secara langsung melalui perburuan tikus secara serentak di area persawahan. Pelaksanaan secara gotong royong dinilai lebih efektif karena mampu mengurangi persebaran tikus di lahan pertanian sekaligus memperkuat kerja sama antarpetani dalam menjaga produktivitas sawah.
Sebagai tindak lanjut dari pengendalian jangka panjang, mahasiswa KKNT IPB University kemudian melaksanakan pembuatan Rumah Burung Hantu (RUBUHA) pada Selasa, 21 Juli 2026. Keberadaan burung hantu diharapkan mampu membantu mengendalikan populasi tikus secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan. Rumah burung hantu dibangun pada lokasi strategis di sekitar area persawahan yang jauh dari keramaian agar mudah dihuni oleh burung hantu dan dapat berfungsi optimal sebagai bagian dari pengendalian hayati.

Program ini mendapat respon positif dari masyarakat karena memberikan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Petani berharap keberadaan rumah burung hantu dapat membantu menekan populasi tikus dalam jangka panjang, sementara kegiatan gropyokan dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk gotong royong masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University tidak hanya berupaya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani, tetapi juga mendorong penerapan praktik pertanian yang ramah lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian diharapkan mampu menciptakan sistem pengendalian hama yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mendukung peningkatan hasil panen di Desa Rancabango.
