SUMENEP,suararakyat.id – Insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep mendapat perhatian dari Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI Madura, Slamet Ariyadi. Ia meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait menjadikan penyelamatan korban sebagai prioritas utama serta melakukan penanganan secara cepat dan menyeluruh.
Slamet menegaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Ia juga meminta operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan terus dimaksimalkan dengan mengerahkan seluruh unsur SAR.
“Keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama. Seluruh sumber daya yang dimiliki harus dikerahkan agar proses evakuasi dan pencarian korban berjalan maksimal,” ujarnya. Minggu (2/8/2026)
Selain evakuasi, Slamet meminta pemerintah segera memberikan pelayanan medis dan pendampingan psikologis bagi para korban selamat. Posko informasi juga harus dibuka agar keluarga penumpang memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kondisi para korban.
Ia juga mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran serta menetapkan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan adanya unsur kelalaian.
Menurutnya, pemerintah juga perlu memberikan santunan dan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia maupun korban yang mengalami luka-luka dan kehilangan harta benda akibat musibah tersebut.
Lebih lanjut, Slamet meminta Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi total terhadap standar keselamatan pelayaran, mulai dari kelayakan kapal, sistem proteksi kebakaran, prosedur evakuasi, hingga kesiapan alat keselamatan di seluruh kapal penumpang.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pengawasan terhadap seluruh operator kapal agar setiap ketentuan keselamatan dipatuhi secara ketat sehingga tragedi serupa tidak kembali terjadi.
“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting untuk memperkuat sistem keselamatan pelayaran nasional. Pengawasan tidak boleh longgar karena menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Slamet menyampaikan doa agar seluruh proses evakuasi berjalan lancar, para korban segera mendapatkan pertolongan terbaik, dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, pihak perusahaan kapal mendapat informasi dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 WIB.
“Kejadian Kapal Mutiara Sentosa 2 ini terbakar di utara Kepulauan Sapudi. Untuk informasi awal POB (person on board) ada 250 orang,” kata Nanang, dalam keterangannya dilansir Kompas TV, Minggu (2/8/2026).
Nanang mengatakan, hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2. SAR masih melakukan evakuasi korban maupun pemindahan barang ke kapal
