BM PAN Didorong Jadi Kawah Candradimuka Kaderisasi, Ini Pesan Bima Arya

4 Min Read
BM PAN Didorong Jadi Kawah Candradimuka Kaderisasi, Ini Pesan Bima Arya

JAKARTA, suararakyat.id – Pengurus DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto (4/6), dalam rangka persiapan Kongres VII BM PAN yang akan diselenggarakan pada 10–12 Juli 2026 di Anyer, Banten.

Audiensi dihadiri Sekretaris Dewan Pakar BM PAN Iswari Mukhtar, Sekretaris Jenderal BM PAN Slamet Ariyadi, Ketua Steering Committee (SC) Kongres VII BM PAN Abdul Munir Sara, Ketua Organizing Committee (OC) Kongres VII BM PAN Muhammad Firman, Ketua Umum BM PAN Riyan Hidayat, serta unsur panitia Kongres VII BM PAN lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wamendagri Bima Arya menekankan pentingnya penguatan kaderisasi sebagai fondasi utama keberlanjutan partai politik. Menurutnya, dana bantuan politik (Banpol) yang diberikan negara kepada partai politik harus benar-benar dimanfaatkan untuk membangun sistem kaderisasi yang terukur, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Partai politik yang sehat adalah partai yang memiliki sistem kaderisasi yang kuat, berjenjang, dan terus menghasilkan pemimpin-pemimpin baru, dana banpol harus benar-benar dimanfaatkan untuk kaderisasi” ujar Bima Arya.

Bima Arya juga menegaskan bahwa PAN merupakan salah satu partai yang terdepan dalam kaderisasi. Karena itu, penguatan kaderisasi harus terus menjadi prioritas seluruh elemen partai.

“PAN merupakan salah satu partai yang terdepan dalam kaderisasi, dan BM PAN adalah kawah candradimuka bagi lahirnya kader-kader muda yang kelak akan menjadi pemimpin partai, pemimpin daerah, anggota legislatif, maupun pemimpin bangsa,” lanjutnya.

Menanggapi arahan tersebut, Sekretaris Jenderal BM PAN Slamet Ariyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta masukan yang diberikan Wamendagri kepada BM PAN menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN.

“Kami mengucapkan terima kasih atas arahan dan masukan dari Bapak Wamendagri. Apa yang beliau sampaikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kaderisasi dan memastikan Kongres VII BM PAN berjalan sukses serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi organisasi,” ujar Slamet.

Slamet menegaskan bahwa BM PAN siap mengawal suksesnya Kongres VII BM PAN sebagai momentum konsolidasi organisasi dan penguatan kaderisasi nasional.

Menurutnya, BM PAN juga siap menerjemahkan arahan Wamendagri dengan memperluas jangkauan kaderisasi ke berbagai segmen pemuda yang selama ini berkembang secara dinamis di era digital.

“Kami siap berjuang mewujudkan BM PAN sebagai organisasi yang diisi oleh kader-kader dari seluruh segmen pemuda. Tidak hanya dari kalangan aktivis politik, tetapi juga komunitas-komunitas kreatif, organisasi profesi, kelompok akademisi, pelaku ekonomi kreatif, komunitas digital, dan berbagai kelompok anak muda lainnya yang tumbuh di tengah perubahan zaman,” katanya.

Ia menilai tantangan terbesar organisasi kepemudaan saat ini adalah kemampuan untuk hadir dan relevan di berbagai ruang aktivitas generasi muda. Karena itu, BM PAN akan terus mengembangkan pola kaderisasi yang lebih terbuka, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sosial.

“Kami ingin BM PAN menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda yang memiliki semangat pengabdian. Kaderisasi harus mampu menjangkau semua lini, sebagaimana arahan Bapak Wamendagri, sehingga BM PAN dapat terus melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkualitas untuk masa depan bangsa,” pungkas Slamet.

Kongres VII BM PAN akan dihadiri oleh peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri atas perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta unsur peninjau dan undangan. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus konsolidasi kader muda PAN dari berbagai daerah di Indonesia.

Share This Article