Ning Lia Dukung Kolaborasi BRIN–Brida Jatim Kembangkan Desa Wisata Bangelan

2 Min Read
Ning Lia Dukung Kolaborasi BRIN–Brida Jatim Kembangkan Desa Wisata Bangelan


JATIM,suararakyat.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyatakan dukungan terhadap kolaborasi 24 peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur (Brida Jatim) dalam mengembangkan atraksi pariwisata di Desa Bangelan. Riset menjadi fondasi penting dalam membangun desa wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lia mengatakan, pengembangan desa wisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Ketika desa wisata berkembang, seluruh roda ekonomi ikut bergerak. Lapangan kerja terbuka lebih luas, UMKM tumbuh, dan masyarakat memiliki peluang usaha baru, mulai dari kuliner hingga kerajinan berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan bahan baku lokal,” kata Lia, Selasa (7/7/2026).

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu menilai, hasil riset harus mampu melahirkan model pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara peneliti, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar potensi desa dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang memiliki daya saing.

“Saya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat konektivitas menuju desa-desa wisata,” ucapnya.

Menurutnya, kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Untuk itu, ia mengusulkan agar pemerintah provinsi memfasilitasi akses transportasi melalui layanan Bus Trans Jatim dari kawasan bandara menuju berbagai destinasi desa wisata.

“Pemprov Jawa Timur diharapkan dapat memfasilitasi calon wisatawan melalui layanan Bus Trans Jatim dari kawasan bandara menuju destinasi-destinasi desa wisata. Akses transportasi yang mudah akan membuat wisatawan lebih nyaman sekaligus memperluas jangkauan kunjungan ke desa-desa yang memiliki potensi besar,” katanya.

Lia berharap hasil penelitian yang dilakukan BRIN dan Brida Jawa Timur di Desa Bangelan dapat menjadi model pengembangan desa wisata berbasis riset yang mampu menggerakkan perekonomian lokal sekaligus mengangkat potensi budaya serta kearifan lokal Jawa Timur.

Share This Article