Presma IAI-MU Minta Polres Pamekasan Berantas Kenakalan Remaja

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read

PAMEKASAN, Suararakyat.id Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan bersama Aliansi BEM Pamekasan melakukan silaturahmi ke kantor Polres Pamekasan. Selasa, (23/5/2023).

Mereka datang ke kantor polres Pamekasan dalam rangka meminta dukungan dari Kapolres Pamekasan dalam upaya membasmi kenakalan remaja.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan dukungan dari Kapolres Pamekasan dalam upaya memberantas kenakalan remaja, khususnya yang kerapkali terjadi di kabupaten Pamekasan,” ujar Syaiful Bahri, usai bertemu Kapolres Pamekasan.

Koordinator BEM Pamekasan, Syaiful Bahri mengatakan bahwa kenakalan remaja itu dapat merugikan banyak hal yang berpotensi merusak citra diri, keluarga bahkan institusi.

“Kenakalan remaja bisa berakibat pada korban fisik dan materi, seperti narkoba, balap liar dan pergaulan bebas, semua itu harus kita hindari karena sebagai regenerasi itu penting untuk mengasah mentalitas bukan melakukan tindakan yang merusak,” tuturnya.

Sementara, AKBP Satria Permana, Kapolres Pamekasan menyebut, bahwa faktor keluarga sebagai hal pertama yang mempengaruhi karakter remaja, kedua sekolah sebagai aspek yang menanamkan nilai-nilai luhur pendidikan, dan ketiga faktor lingkungan yang juga menjadi pendukung perkembangan psikologi anak.

“Jadi, tiga faktor tersebut yang harus diperhatikan dalam upaya terhindar dari kenakalan remaja,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Satria Permana juga bersedia berkolaborasi dengan BEM IAI-MU Pamekasan untuk memberikan pendampingan kepada remaja di kabupaten Pamekasan.

Sementara, Mahrus Soleh, Presma IAI-MU Pamekasan mengatakan bahwa untuk meminimalisir pergaulan bebas dan kenakalan remaja ini memerlukan peran aktif dari pemerintah dan institusi Polres.

Tidak hanya itu, pihaknya mengajak Kapolres untuk juga menyentuh mahasiswa yang memiliki latar belakang santri.

“Kami yang latarbelakang santri juga berharap kepada Kapolres untuk juga memberikan arahan kepada mahasiswa santri yang ada di kampus kami, karena secara agama insyaallah sudah terpenuhi, namun di bidang lainnya kami juga butuh arahan dan bimbingan dari Kapolres,”¬†imbuhnya. (Idr)

Share This Article