MADURA,suararakyat.id – Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jawa Timur XI Madura, H. Slamet Ariyadi, menyambut baik rencana investasi pembangunan pabrik oleh investor asal China di Kabupaten Bangkalan, Madura. Menurutnya, investasi yang masuk harus menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Slamet Ariyadi menegaskan bahwa kehadiran investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Madura, khususnya dengan mengutamakan keterlibatan tenaga kerja lokal di setiap tahapan operasional perusahaan.
“Kami menyambut baik rencana investasi ini karena dapat menjadi penggerak ekonomi baru di Madura. Namun, yang paling penting adalah memastikan masyarakat lokal menjadi pelaku utama dan memperoleh manfaat langsung melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan keterampilan, serta transfer teknologi,” ujar Slamet Ariyadi. Kepada wartawan. Jumat (7/8/2026).
Selain itu, Slamet juga mengingatkan agar seluruh pihak, baik pemerintah maupun investor, memperhatikan dan menghormati nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Madura.
“Investasi harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap kultur dan budaya Madura. Nilai-nilai sosial, adat istiadat, serta karakter masyarakat harus tetap dijaga agar tercipta hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, masyarakat Madura tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu mengisi posisi-posisi strategis di masa depan.
Slamet Ariyadi berharap investasi tersebut dapat menjadi contoh pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat, sehingga mampu mempercepat kemajuan ekonomi Bangkalan dan Madura secara keseluruhan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan program Two Countries Twin Park yang sebelumnya telah berjalan di Batang dan Semarang. Kawasan industri di Bangkalan akan menjadi yang pertama di Pulau Madura.
“Karena ini menjadi satu-satunya ataupun kawasan industri pertama di Madura sehingga tentu berharap bahwa perkembangan industrialisasi tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga bisa masuk ke Madura,” sebut Airlangga.
