BANGKALAN, suararakyat.id – Keamanan di Jembatan Suramadu kembali menjadi sorotan setelah sebuah kecelakaan yang melibatkan jeratan benang layang-layang pada Jumat malam (17/01) lalu.
Korban, Bagus Sugiarto, seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura asal Bojonegoro, terluka setelah terjerat benang layang-layang di sisi jalur motor Jembatan Suramadu, tepatnya di KM 4.200, arah Surabaya ke Bangkalan.
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Slamet Ariyadi Minta Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas
- Ketua Umum BM PAN Slamet Ariyadi Kecam Keras Promosi Miras Gunakan Ayat Al-Qur’an, Minta Pelaku Ditindak Tegas
- Survei IPO : PAN Melesat diatas 5 Persen, Ketua Umum BM PAN : Terimakasih Kepada Rakyat dan Masyarakat Indonesia
- Relawan PAN Pamekasan Siap Gaspol, Satu Barisan Bersama Slamet Ariyadi dan Satu Komando Bersama Zulhas
- Slamet Ariyadi Sambut Rencana Investasi Pabrik China di Madura, Minta SDM Lokal Jadi Prioritas dan Budaya Madura Tetap Dijaga
Akibatnya, Bagus mengalami luka di bagian mulut dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sukolilo dengan lima jahitan di ujung bibir.
Insiden serupa juga dialami oleh pengendara lain yang mengalami luka pada leher akibat terjerat tali senar dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Keduanya adalah korban terbaru dari serangkaian kecelakaan yang diduga disebabkan oleh aktivitas ilegal di sekitar Jembatan Suramadu.
Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terkait dengan benang layang-layang yang sengaja dibentangkan di kawasan jembatan. Sebelumnya, pekan lalu, Satlantas Polres Bangkalan juga menemukan benang nilon yang terjerat di pagar jembatan.
“Kami telah melaksanakan patroli dan menemukan sejumlah benang, yang diduga berasal dari aktivitas memancing di area tersebut,” jelas AKBP Hendro pada Rabu (22/01/25).
Polres Bangkalan pun tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut, dengan menyelidiki aktivitas memancing yang diduga menjadi penyebab terjeratnya benang-benang tersebut di jembatan.
Kepolisian menghimbau masyarakat untuk tidak memancing di sekitar Jembatan Suramadu, mengingat bahaya yang ditimbulkan bagi keselamatan pengguna jalan.
“Saat ini, patroli dan pengawasan di Jembatan Suramadu akan terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa. Kami juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati, menggunakan helm full face, dan menghindari jalur roda empat jika menggunakan motor,” jelasnya.
