Oknum TNI Diduga Rusak Warung Madura, Slamet Ariyadi Langsung Koordinasi dengan Panglima TNI

2 Min Read
Oknum TNI Diduga Rusak Warung Madura, Slamet Ariyadi Langsung Koordinasi dengan Panglima TNI

NASIONAL, suararakyat.id – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Slamet Ariyadi angkat bicara terkait insiden perusakan Warung Madura di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. yang terjadi dan Ia menyayangkan tindakan anarkis tersebut dan meminta semua pihak menahan diri serta tidak terpancing provokasi yang dapat memperkeruh situasi.

Menurut Slamet Ariyadi, perusakan terhadap usaha milik masyarakat kecil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Ia menilai kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial maupun ekonomi warga.

“Jangan sampai ada tindakan yang merugikan masyarakat kecil. Warung Madura adalah usaha rakyat yang harus dilindungi bersama,” ujarnya dalam keterangannya kepada media.

Selain itu, Slamet juga mengatakan bahwa dirinya semenjak insiden itu sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI pada Rabu (6/5/2026) dan meminta untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum Prajurit TNI yang diduga melakukan perusakan warung Madura tersebut. Karenanya, ia berharap apabila terbukti melakukan perusakan, maka ia meminta untuk diproses sesuai peraturan dan Undang-undang yang berlaku. 

“Saya sudah berkoordinasi dan meminta Panglima TNI dan aparat terkait bertindak tegas terhadap pelaku perusakan. Negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi yang merugikan rakyat kecil,” kata Slamet.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Warung Madura asal Sumenep, H.Abdul Hadi menyampaikan kecaman keras terhadap aksi perusakan Warung Madura yang viral di media sosial. Ia juga mengaku pasca insiden tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Anggota DPR RI Asal Madura,H. Slamet Ariyadi di Jakarta meminta agar mengawal perkara ini.

“Pasca kejadian ini kami dari Paguyuban Warung Madura berkoordinasi dengan H.Slamet DPR RI asal Madura dan kami meminta dibantu untuk dikawal” ujarnya.

Kadispenad Brigjen Donny Pramono mengatakan pelaku Sertu AW bakal diproses jika terbukti melakukan pelanggaran.

Ia juga memastikan setiap prajurit yang terlibat dalam keributan tersebut akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika terbukti melakukan pelanggaran.

Share This Article